| Tahun | APBN T.A. 2024 |
| Anggaran | Rp 255.922.550 |
| Lokasi | KAMPUNG BATULAPPA DUSUN LEANG LONRONG |
| Koordinator | PTA BID. PELAKSANA PEMBANGUNAN DESA |
| Mulai Pekerjaan | 2024 |
Panaikang— Pemerintah Desa Panaikang baru saja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tani di Kampung Batulappa, Dusun Leang Lonrong dengan panjang pengerjaan mencapai 527 meter. Jalan tani ini dibangun sebagai upaya strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah pertanian yang tersebar di desa tersebut. Dimana sebagian besar penduduk Desa Panaikang bermata pencaharian sebagai petani, sehingga keberadaan jalan tani ini sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi mereka. Dengan akses jalan yang memadai, proses pengangkutan hasil panen ke pasar menjadi lebih lancar dan efisien, mendorong peningkatan kesejahteraan para petani. Selain itu, jalan tani ini juga memperkuat hubungan sosial antar warga desa dan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan ekonomi berbasis pertanian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Pembangunan jalan tani tersebut dibiayai menggunakan anggaran fisik sebesar Rp 237.495.100 yang bersumber dari Dana Desa melalui APBN Tahun Anggaran 2024. Dana tersebut dialokasikan untuk pembiayaan seluruh proses pembangunan mulai dari persiapan lahan, pengerjaan fisik jalan, hingga finishing agar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Pelaksanaan teknis proyek ditangani langsung oleh PTA BID Pelaksanaan Pembangunan Desa, badan khusus yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pembangunan fisik di tingkat desa. Peran PTA BID sangat penting untuk memastikan pengerjaan terkontrol dengan baik, sehingga jalan tani dapat selesai tepat waktu dengan kualitas sesuai harapan masyarakat Desa Panaikang.
Dalam pelaksanaan proyek ini, pemerintah desa juga menyediakan honor bagi Pelaksana Teknis Kegiatan (PTK) sebesar Rp 1.300.000 untuk memberikan apresiasi atas peran tenaga ahli yang terlibat langsung di lapangan. Selain itu, terdapat pula alokasi biaya untuk pembayaran pajak yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPH) yang mencapai Rp 17.127.450. Semua biaya tersebut masih dibiayai dari Dana Desa, menandakan komitmen pemerintah desa untuk mengelola anggaran secara transparan dan profesional. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, diharapkan proyek pembangunan jalan tani ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi warga Desa Panaikang.
Kepala Desa Panaikang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jalan tani menjadi prioritas utama dalam pengelolaan Dana Desa. Infrastruktur pertanian yang memadai dipandang sebagai kunci untuk mengoptimalkan potensi desa dan melecut semangat ekonomi warga. Selain memberikan kemudahan akses bagi petani dalam mengangkut hasil panen, proyek ini juga diharapkan dapat menumbuhkan aktivitas sosial dan ekonomi yang berdampak jangka panjang. Desa Panaikang berharap pembangunan jalan tani ini menjadi contoh bagi desa lain dalam menjalankan program pembangunan yang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakatnya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara luas dan berkelanjutan di masa depan.
Dengan terselesaikannya pembangunan jalan tani sepanjang 527 meter ini, Desa Panaikang menunjukkan keseriusannya dalam mendukung kemajuan pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang fokus pada sektor prioritas menjadi bukti nyata penggunaan Dana Desa yang optimal dan tepat guna. Pemerintah desa bersama warga setempat berharap hasil pembangunan ini akan meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta memperkuat perekonomian lokal. Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pemerintah desa lain untuk terus berinovasi dan melaksanakan pembangunan desa secara terencana demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan mandiri.
Sumber: PPID Desa Panaikang